Inovasi Peternakan di Cina Bone, Inseminasi Buatan Dikuatkan dengan Ketersediaan Pakan

- Redaksi

Sabtu, 20 April 2024 - 13:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.id, Bone, – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, telah mengambil langkah progresif dengan melaksanakan program Inseminasi Buatan (IB) di Kecamatan Cina, Kabupaten Bone. Program ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan populasi ternak, khususnya sapi Bali dan Simental, yang merupakan dua jenis sapi utama di desa tersebut.

Pada Jumat, 19 April 2024 ia berkunjung dan melakukan inseminasi buatan di Desa Kanco. Inseminasi buatan yang dilakukan antara indukan simental dan bibit limosine ini diharapkan dapat menghasilkan keturunan dengan kualitas genetik yang lebih baik.

Pelaksana IB di desa ini, Syamsir menyatakan optimisme bahwa bantuan provinsi dalam penyediaan strow (bibit) akan memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kualitas ternak di Desa Kanco.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini strow (benih) dari provinsi. Mudah-mudahan di provinsi bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,” sebutnya.

Adapun Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulawesi Selatan, Nurlina Saking, menambahkan bahwa Desa Kanco memiliki populasi sapi betina sebanyak 1.200 dari total 17.000 di Kecamatan Cina.

“Program pelayanan kesehatan hewan, termasuk vaksinasi penyakit mulut dan kuku, serta pelaksanaan inseminasi buatan di sini berjalan dengan cukup baik,” ujar Nurlina.

Selain itu, Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin menekankan pentingnya dukungan pengetahuan dan pelatihan dalam menyediakan pakan yang berkualitas untuk ternak. Dia meminta Dinas Peternakan Sulsel untuk segera menyelenggarakan pelatihan pembuatan pakan ternak, mengingat bahan-bahan pakan yang melimpah namun belum termanfaatkan secara maksimal.

“Bu Kadis berikan pelatihan secepatnya untuk memanfaatkan potensi pakan yang ada, agar program ketahanan pangan ini dapat berjalan dengan sukses,” kata Bahtiar Baharuddin, menanggapi masukan dari peternak dan penyuluh peternakan.

Program inseminasi buatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan populasi ternak, tetapi juga menjadi pilar penting dalam upaya peningkatan ketahanan pangan di Sulawesi Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

CFD di Jalan Rusa Jadi Ruang Ekonomi Baru, Appi: Harus Bermanfaat bagi Masyarakat
DPP Partai Golkar Yakin IAS Bisa Wujudkan Target Tambahan Kursi di Sulsel
Wali Kota Appi Sambangi RSUD Daya, Bagi Masker hingga Cek Ruangan Pasien
Wali Kota Makassar Pantau Kabut Asap di BMKG, Appi Bergerak Siapkan Solusi Konkret
Angka Kemiskinan Sidrap Turun Menjadi 4,65 Persen pada 2026, Terendah Ketiga di Sulsel
Mendagri Tunjuk Darmawangsyah Sebagai Plt Bupati Gowa, Husniah di PTDH
Pemkot Makassar Turun ke Sekolah, Lindungi Siswa dari Ancaman Kabut Asap
Cicu Imbau Warga Makassar Gunakan Masker di Tengah Buruknya Kualitas Udara
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:53 WITA

CFD di Jalan Rusa Jadi Ruang Ekonomi Baru, Appi: Harus Bermanfaat bagi Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:25 WITA

DPP Partai Golkar Yakin IAS Bisa Wujudkan Target Tambahan Kursi di Sulsel

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:19 WITA

Wali Kota Appi Sambangi RSUD Daya, Bagi Masker hingga Cek Ruangan Pasien

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WITA

Wali Kota Makassar Pantau Kabut Asap di BMKG, Appi Bergerak Siapkan Solusi Konkret

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:08 WITA

Angka Kemiskinan Sidrap Turun Menjadi 4,65 Persen pada 2026, Terendah Ketiga di Sulsel

Berita Terbaru