Helikopter Pembawa Bantuan Berhasil Mendarat di Latimojong Luwu, 8 Warga Ikut Dievakuasi

- Redaksi

Minggu, 5 Mei 2024 - 11:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.id, Luwu, – Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, hingga saat ini masih berada di lokasi banjir dan tanah longsor di Kabupaten Luwu. Ia terus berupaya memastikan bantuan pangan tiba di daerah terisolir, seperti Kecamatan Latimojong.

Setelah gagal mengirimkan bantuan menggunakan helikopter akibat cuaca buruk, hari ini, Minggu, 5 Mei 2024, helikopter milik Polda Sulsel berhasil membawa bantuan ke Kecamatan Latimojong. Meskipun pilot awalnya ragu akibat cuaca yang mendung, namun salah seorang warga Desa Ulu Salu mengirimkan Direct Massage ke Instagram Humas Pemprov Sulsel, jika cuaca di Desa Ulu Salu cerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pesan tersebut dikirimkan warga Desa Ulu Salu bernama Nila, yang meminta bantuan agar bisa ikut ke Belopa menggunakan helikopter.

“Terima kasih Bapak Gubernur atas bantuannya untuk warga Desa Ulu Salu, karena sudah dua hari ini kami menunggu. Kemarin, saya sempat melihat heli di atas Desa Ulu Salu tapi ternyata tidak bisa mendarat karena kabut, dan hari ini alhamdulilah bisa mendarat dan menyalurkan bantuan,” kata Nila.

Selain menyalurkan bantuan, delapan warga Kecamatan Latimojong turut dievakuasi ke Belopa, ibu kota Kabupaten Luwu, termasuk Nila dan ibunya.

Warga Desa Boneposi, Ramlah Baddu, mengaku ikut menumpang di helikopter menuju Belopa karena sebelum terkena musibah banjir dan tanah longsor, rumahnya mengalami kebakaran. Seluruh dokumennya hangus terbakar, begitupun harta bendanya.

“Abis kebakaran, kena longsor lagi. Sisa baju di badan ini, semua habis,” kata Ramlah Baddu, yang berprofesi sebagai guru di SMP Negeri 41 Boneposi.

Sementara, Hasrianti yang berprofesi sebagai bidan di Puskesmas Pajang, Desa Pajang, juga ikut ke Belopa menggunakan helikopter. Ia mengaku, dirinya memang warga Belopa, namun bertugas di Pajang.

“Saya memang tugas di Puskesmas Pajang. Karena ada bencana, mau kembali ke Belopa aksesnya juga susah. Makanya meminta supaya bisa ikut di helikopter,” tuturnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semangat Baru di Bulan Syawal, TK Naura Makassar Gelar Halal Bihalal Penuh Keceriaan
Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Dukung Pushbike Championship Nasional 2026
Bupati Syhar Sambut Baik Rencana Pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik di Sidrap
Komisi B DPRD Kota Makassar Soroti PAD,  Umiyati Desak Bapenda Intensifkan Pengawasan
Hadapi Ancaman ‘El Nino Godzilla’, Pemkab Sidrap Targetkan Produksi 1 Juta Ton Gabah
Wali Kota Makassar Terima Kunjungan Entry Meeting Pemeriksaan LKPD 2025 BPK RI
Sidrap Berkah, MUI Dan Bupati Duduk Bersama Tumbuhkan Nilai-Nilai Religius Ditengah Masyarakat
Komis A DPRD Sulsel Gelar Raker Terkait Nasib PPPK Yang Akan di Rumahkan

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 15:42 WITA

Semangat Baru di Bulan Syawal, TK Naura Makassar Gelar Halal Bihalal Penuh Keceriaan

Kamis, 2 April 2026 - 10:25 WITA

Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Dukung Pushbike Championship Nasional 2026

Kamis, 2 April 2026 - 10:21 WITA

Bupati Syhar Sambut Baik Rencana Pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik di Sidrap

Rabu, 1 April 2026 - 20:15 WITA

Komisi B DPRD Kota Makassar Soroti PAD,  Umiyati Desak Bapenda Intensifkan Pengawasan

Rabu, 1 April 2026 - 18:43 WITA

Hadapi Ancaman ‘El Nino Godzilla’, Pemkab Sidrap Targetkan Produksi 1 Juta Ton Gabah

Berita Terbaru