Kategori: Nasional

  • Taruna Ikrar Kepala BPOM RI Tanam Pohon dan Kunjungi Instalasi Farmasi Rumah Sakit Hermina Makassar ; oase kesehatan untuk negeri

    Taruna Ikrar Kepala BPOM RI Tanam Pohon dan Kunjungi Instalasi Farmasi Rumah Sakit Hermina Makassar ; oase kesehatan untuk negeri

    JEJAKNEWS.ID, Makassar, — Langkah penuh makna kembali ditorehkan oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., saat melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Hermina Makassar. Didampingi keluarga besar BPOM Dalam suasana penuh kebersamaan, Prof. Taruna tidak hanya menyapa para tenaga kesehatan dan jajaran farmasi rumah sakit, tetapi juga menanam pohon sebagai simbol kehidupan, harapan, dan keberlanjutan.

    Dengan cangkul kecil di tangan dan senyum tulus, Prof. Taruna menanam bibit pohon di halaman rumah sakit. Aksi sederhana ini menyimpan pesan besar: kesehatan manusia tak bisa dipisahkan dari kesehatan lingkungan. Pohon yang tumbuh akan menjadi saksi perjalanan waktu, memberi naungan, udara segar, dan pengingat bahwa setiap insan memiliki peran menjaga bumi untuk generasi mendatang.

    “Seperti halnya pohon yang kita tanam hari ini, semoga pelayanan kesehatan tumbuh kuat, berakar kokoh, dan berbuah kebaikan bagi masyarakat,” ucap Prof. Taruna

    Usai menanam pohon, Prof. Taruna melanjutkan kunjungan ke Instalasi Farmasi RS Hermina. Di sana, beliau berdialog dengan para apoteker, tenaga teknis kefarmasian, dan tim pengelola obat. Ia mendengarkan langsung tantangan yang mereka hadapi: mulai dari pengelolaan logistik, ketersediaan obat, hingga kebutuhan inovasi dalam layanan farmasi rumah sakit.

    “Saya sangat bangga melihat pelayanan Instalasi Farmasi di RS Hermina Makassar yang dikelola dengan baik dan penuh dedikasi. Kunjungan ini menjadi yang pertama kali saya lakukan ke rumah sakit di kawasan timur Indonesia, dan saya melihat semangat luar biasa dari tenaga kesehatan di sini. Semoga pengalaman ini menjadi inspirasi bagi rumah sakit lain untuk terus meningkatkan mutu pelayanan farmasi bagi masyarakat,” ungkapnya.

    Direktur RSU Hermina Makassar, dr. Sulfikar Andi Goesli, MM., AAAK, menyampaikan rasa bangganya atas kehadiran Kepala BPOM RI.

    “Bagi kami, kunjungan Prof. Taruna bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga dukungan moral yang luar biasa. Kehadiran beliau menanam pohon dan melihat langsung Instalasi Farmasi membuat seluruh jajaran lebih termotivasi untuk memberikan pelayanan terbaik. Ini menjadi pengingat bahwa kerja kami di rumah sakit adalah bagian penting dari ekosistem kesehatan nasional,” ungkap dr. Sulfikar dengan penuh rasa syukur.

    Kunjungan ini menghadirkan suasana penuh kekeluargaan. Para tenaga kesehatan merasa dihargai dan diperhatikan. Tidak sedikit yang meneteskan air mata haru, menyaksikan seorang pejabat tinggi negara mau turun langsung, menyapa hangat, bahkan meninggalkan pesan kehidupan lewat pohon yang ditanam.

    Seorang apoteker muda berkata lirih, “Kami merasa lebih bersemangat, karena ada yang peduli pada perjuangan kami di balik layar, menjaga ketersediaan obat untuk pasien.”

    Kunjungan ini bukan sekadar agenda resmi, tetapi sebuah jejak kehidupan. Pohon yang ditanam akan tumbuh menjadi saksi, sementara pesan yang ditinggalkan akan berakar dalam hati mereka yang hadir. Dari Hermina Makassar, semangat itu menyebar: bahwa pengawasan obat dan makanan, pelayanan farmasi, dan penghijauan lingkungan adalah tiga ikhtiar yang saling melengkapi demi kesehatan bangsa.

  • Dalam Rangka Meriahkan HUT RI 80 Mobil Antik Mejeng di Istana Jakarta.

    Dalam Rangka Meriahkan HUT RI 80 Mobil Antik Mejeng di Istana Jakarta.

    JEJAKNEWS.ID, Jakarta,-Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ( HUT) ke 80 Istana kepresidenan memajang mobil antik lawas yang pernah dipakai dalam kedinasan negara oleh tiga pemimpin di Republik Ini.
    Ketiga pemimpin tersebut diantaranya di Era Soeharto ,BJ Habibie sampai Abdurahman wahid.(Gusdur)

    Pantauan awak media dilapangan Mobil mobil tersebut mejeng sejak rabu (14/8) di depan kantor Sekretariat Kepresidenan jalan Veteran Jakarta pusat.

    Nantinya dilokasi ini mobil mobil lawas akan menjadi Aikon pintu masuk bagi para tamu undangan upacara HUT RI.

    Tiga mobil lawas tersebut masih terlihat gagah dan cantik diantaranya Mercedes Benz warna putih keluaran tahun 1980 yang pernah dipakai presiden Soeharto , Bj Habibi serta ,Abdurahman wahid (Gusdur)

    Selain itu ada juga dua unit mobil Cadilac Fleetwood Brougham hitam keluaran tahun 1980 mobil ini pernah juga digunakan oleh presiden BJ Habibie pada masanya serta membawa para tamu tamu Negara yang berkunjung ke Indonesia.

    Tamu tamu undangan HUT ke 80 RI dapat juga memanfaatkan momen tersebut untk selfi berfoto sebagai kenangan mengingat kendaraan bersejarah itu hanya dikeluarkan ke publik setahun sekali menjelang HUT RI . (bw).

  • Wakil Wali Kota Makassar Terima Audiensi IPBI, Dukung Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Budaya

    Wakil Wali Kota Makassar Terima Audiensi IPBI, Dukung Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Budaya

    JEJAKNEWS.ID, Makassar,— Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi jajaran pengurus Ikatan Perangkai Bunga Indonesia (IPBI), Selasa (8/07/2025), di Ruang Rapat Wakil Wali Kota Makassar.

    Audiensi ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat Pemerintah Kota Makassar, antara lain Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Puspawati Hera, S.Sos., M.Si., Sekretaris Dinas Koperasi Dra. A. Indrawaty, M.Si., serta Kepala Bidang Dinas P3A Nanin Sudiar, A.P.

    Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum DPP IPBI Anna Meyliawati, memperkenalkan kiprah dan visi organisasi yang telah berdiri sejak tahun 1981 sebagai wadah para perangkai bunga, pecinta, pehobi, dan desainer floral dari berbagai daerah di Indonesia.

    Sejak berdirinya, IPBI aktif menyelenggarakan beragam kegiatan edukatif seperti seminar, lokakarya, kursus, lomba, hingga pameran bunga.

    Salah satu agenda bergengsi yang rutin digelar adalah Simposium Nasional dua tahunan yang menjadi ajang unjuk karya para perangkai bunga dari seluruh Nusantara.

    Menariknya, pengurus IPBI juga memaparkan konsep seni merangkai bunga yang memanfaatkan material lokal seperti material daun kelapa/janur dan lontar, tanaman khas Sulawesi Selatan yang memiliki nilai budaya dan estetika tinggi.

    Unsur lokal ini diharapkan dapat memperkuat identitas dalam setiap karya floral dan menjadi ciri khas Makassar di kancah nasional.

    Wakil Wali Kota Makassar menyambut baik kehadiran IPBI dan menyampaikan apresiasi atas peran serta organisasi ini dalam mengembangkan seni merangkai bunga berbasis kearifan lokal.

    Pemerintah Kota Makassar menyatakan kesiapan untuk menjalin kolaborasi, khususnya dalam pengembangan ekonomi kreatif, pemberdayaan perempuan, serta pelestarian budaya melalui florikultura.

    “Kehadiran IPBI di Makassar dapat menjadi bagian dari penguatan ekosistem seni dan budaya, sekaligus membuka ruang partisipasi masyarakat dalam industri kreatif yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Aliyah Mustika Ilham.

    Dalam kesempatan tersebut, Aliyah Mustika Ilham juga diminta kesediaannya untuk menjadi Anggota Kehormatan dan Penasehat DPC IPBI Makassar.

    Turut hadir dalam audiensi ini Ketua IPBI DPD Sulsel Sulyva Sudarju, Ketua DPC IPBI Makassar Sriyanti Irene Pailang, serta Bendahara IPBI DPD Sulsel Sri Widayani. (*)

  • Komisi I DPR RI Soroti Banyak Wartawan Dipecat, Dorong Revisi UU

    Komisi I DPR RI Soroti Banyak Wartawan Dipecat, Dorong Revisi UU

    JEJAKNEWS.ID, JAKARTA, – Komisi I DPR RI meminta pemerintah peka terhadap masa depan pekerja media yang saat ini banyak yang dirumahkan.

    Kebiajakan efisiensi anggaran telah berdampak luas tak terkecuali kepada para jurnalis, yang merupakan pilar keempat bangsa.

    Anggota Komisi I Fraksi PKB, Syamsu Rizal MI atau akrab disapa Deng Ical yang selama ini getol memperjuangkan perlunya revisi kebiajakan agar para wartawan lebih sejahtera dan berkualitas.

    Deng Ical dalam beberapa bulan ini menyerap aspirasi ke sejumlah organisasi yang menaungi perusahaan media, wartawan dan akademisi untuk mendapat input untuk diperjuangkan di DPR.

    “Saya merasa sedih, banyak sekali sekarang (wartawan) yang dirumahkan, banyak yang dipulangkan ke rumahnya, banyak yang dipecat,” ungkap Deng Ical dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Menteri Komdigi, Dewan Pers, KPI, KIP di Kompleks Senayan RI, Senin (7/7/2025).

    Eks Wakil Wali Kota Makassar menambahkan banyak tumbuh media-media dan tidak mampu lagi bersaing akibat platfom informasi seperti sosmed kian massif namun tanpa aturan jelas.

    Media sambung Deng Ical, seperti radio dengan TV juga sekarang coverage-nya sudah sangat minim akibat arus informasi yang tinggi dari platfom sosmed.

    Olehnya itu dalam RDP kembali Deng Ical menegaskan untuk mempercepat revisi regulasi yang tersedia termasuk undang-undang penyiaran, pers dan undang-undang yang lainnya.

    “Kemudian Komdigi bekerjasama dengan kementerian lembaga lainnya, terutama kampus, untuk menyusun platform digital yang cocok untuk versi Indonesia. Supaya kita selain perlindungan data pribadi. Membuat roadmap untuk platform yang made in Indonesia, yang 100% Indonesia,” tegasnya.

    Anggota Komisi I lainnya, TB Hasanuddin juga menyampaikan hal sama agar kesejahteraan wartawan ikut diperhatikan sebagaimana selama ini Komisi I juga memberi perhatian terhadap kesejahteraan prajurit TNI.

    “Seperti kita ketahui, pers merupakan pilar keempat dalam demokrasi. Tapi jika ada masalah dalam dunia pers, maka menjadi kewajiban kita semua untuk menyelesaikannya bersama-sama,” ujar TB Hasanuddin.

    Ia menyoroti bahwa dunia pers saat ini didominasi oleh pemilik media yang sebagian besar merupakan pengusaha, sehingga berpotensi menimbulkan ketimpangan antara kepentingan korporasi dan kesejahteraan wartawan di lapangan.

    “Di ruangan ini, kita sering bicara soal kesejahteraan prajurit TNI. Hari ini saya ajak kita semua untuk juga mulai membahas secara serius bagaimana meningkatkan kesejahteraan wartawan media,” tegasnya.

    TB Hasanuddin menegaskan bahwa wartawan adalah bagian tak terpisahkan dari anak bangsa yang perannya sangat vital dalam menjaga informasi publik, demokrasi, dan kontrol terhadap kekuasaan.

    “Saya yakin dan saya percaya, kita harus dan bisa memperjuangkan kesejahteraan wartawan. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kita untuk kemaslahatan negeri ini,” tambahnya.

    Ia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik di pemerintah, DPR, maupun industri media, untuk duduk bersama dan mencari solusi konkret demi meningkatkan taraf hidup dan perlindungan bagi insan pers di Indonesia.

  • TP PKK Makassar Siapkan Kader Kreatif Lewat Keluarga Indonesia Lindungi Anak dari Kekerasan Seksual

    TP PKK Makassar Siapkan Kader Kreatif Lewat Keluarga Indonesia Lindungi Anak dari Kekerasan Seksual

    JEJAKNEWS.ID, Makassar, — TP PKK Kota Makassar melalui Pokja I mendorong kampanye lindungi anak dan cegah kekerasan seksual melalui kegiatan Keluarga Indonesia Lindungi Anak dari Kekerasan Seksual (KILAS), berlangsung di Baruga Anging Mammiri, Kamis, (26/6/2025).

    Di hari kedua kegiatan ini, sekaligus menjadi persiapan matang menjelang lomba vlog KILAS bulan depan. Melalui lomba vlog dengan tema “Tubuhku, Hakku,”.

    Ketua Pokja I TP PKK Makassar, Hj .Siti Syahriati ASyahrum, dalam sambutannya menekankan tujuan kegiatan ini adalah agar kader semakin memahami pentingnya upaya pencegahan kekerasan seksual, terutama kepada anak-anak.

    “TP PKK Kota Makassar ingin para kader mampu berkontribusi sebagai agen edukasi di masyarakat, untul mencegah kekerasan dan pelecehan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

    Menurutnya, pemahaman ini harus diimplementasikan tidak hanya secara langsung di lingkungan sekitar, tetapi juga disebarkan secara kreatif dan masif lewat media sosial.

    Untuk itu, Ia berharap melalui Lomba vlog ini dapat menjadi sarana untuk melahirkan pesan-pesan edukatif dan inspiratif.

    “Melalui kampanye ‘Tubuhku, Hakku,’ kita ingin para kader membuat video vlog edukasi untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai hak tubuh dan upaya mencegah kekerasan seksual,” ujarnya.

    Syahriati juga menekankan bahwa lomba ini menjadi ajang bagi ibu-ibu untuk berkreasi dan mengekspresikan ide secara visual agar pesan bisa lebih mudah diterima khalayak luas.

    Ketua Panitia Kegiatan Rana Suharmika juga berpesan agar setiap kader membuat konten vlog sebaik-baiknya, dikemas secara menarik, edukatif, dan tetap sesuai tema.

    “Dengan begitu, pesan penting bahwa tubuh adalah hak pribadi dan harus dilindungi bisa lebih efektif tersampaikan,” jelasnya.

    Lanjutnya, selain sebagai upaya pencegahan, ini juga menjadi bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial TP PKK Makassar.

    Pada kegiatan ini, salah satu pengurus Pokja I, Fidiah Insenia Ishlah, memberikan penjelasan mengenai pentingnya edukasi seksual sejak dini serta peran kader TP PKK dalam upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak.

    Ia menjelaskan berbagai bentuk edukasi seksual yang bisa dilakukan, seperti mengenalkan bagian tubuh dan batasan sentuhan, agar anak-anak memahami cara melindungi diri mereka sendiri.

    Selain itu, pengurus Pokja I lainnya, Ade Ayu Chadijah, turut menyampaikan syarat dan ketentuan lomba vlog, sekaligus memaparkan teknis lomba agar peserta lebih memahami ketentuan serta tahapan lomba.

    Untuk mematangkan persiapan pembuatan vlog, panitia juga menghadirkan Gigi Fathirah, seorang praktisi videografi, yang memberikan materi tentang teknik pengambilan gambar dan editing video menggunakan telepon genggam.

    Dengan pembekalan ini, diharapkan para peserta lomba vlog mampu menghasilkan konten kreatif dan berkualitas.

  • Andi Tenri Indah: Prabowo Tahu Persis Masalah yang Dihadapi Petani dan Nelayan

    Andi Tenri Indah: Prabowo Tahu Persis Masalah yang Dihadapi Petani dan Nelayan

    JEJAKNEWS.ID, Makassar,– Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Gerindra, Andi Tenri Indah, menyatakan dukungan penuhnya terhadap program Presiden terpilih Prabowo Subianto yang berkomitmen menghapus utang petani dan nelayan di seluruh Indonesia. Program ini dinilainya sebagai langkah konkret yang menunjukkan keberpihakan negara terhadap rakyat kecil.

    “Sebagai wakil rakyat dari Dapil Gowa dan Takalar, saya menyaksikan langsung bagaimana sulitnya kehidupan petani dan nelayan karena terjerat utang produksi. Dengan kebijakan penghapusan ini, mereka bisa kembali bernapas lega dan mulai membangun kembali harapan ekonomi keluarga,” ujar Andi Tenri Indah dalam pernyataannya di Makassar, Selasa (7/5).

    Andi Tenri menegaskan bahwa beban utang telah lama menjadi salah satu penghambat utama produktivitas sektor pertanian dan perikanan di daerah. Di Gowa, banyak petani mengalami kesulitan untuk membeli pupuk, benih, dan alat produksi, sedangkan di Takalar, para nelayan sering kali harus berutang untuk melaut.

    “Kebijakan ini bukan hanya pro-rakyat, tapi juga pro-produktivitas. Ketika beban itu diangkat, petani dan nelayan akan bisa kembali bekerja dengan lebih tenang dan fokus. Ini akan berdampak langsung pada ketahanan pangan dan ekonomi daerah,” tambahnya.

    Ia juga memastikan Fraksi Gerindra di DPRD Sulsel akan turut mengawal pelaksanaan program ini agar berjalan adil, transparan, dan tepat sasaran. Validasi data penerima manfaat menjadi perhatian utama agar bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang paling membutuhkan.

    “Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan semua pemangku kepentingan untuk menyukseskan program ini di lapangan. Jangan sampai ada penyelewengan atau ketidaktepatan sasaran,” tegasnya.

    Andi Tenri berharap, langkah ini menjadi titik awal dari keberpihakan pemerintah pusat terhadap sektor-sektor yang menjadi fondasi ekonomi masyarakat kecil, terutama di wilayah pesisir dan pedesaan.

    “Gowa dan Takalar punya potensi luar biasa, namun masyarakatnya memerlukan dukungan konkret dari negara. Program ini adalah bukti bahwa pemerintahan Prabowo Subianto hadir untuk itu,” tutupnya. *[FZ]*

  • DPD ARUN Hadir di Sulsel, Siap Tampung Aspirasi Rakyat

    DPD ARUN Hadir di Sulsel, Siap Tampung Aspirasi Rakyat

    JEJAKNEWS.ID, Makassar,- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Sulawesi Selatan segera dibentuk. Pengurus DPD ARUN daerah nantinya menjadi ruang aspirasi rakyat Sulsel.

    Untuk diketahui, Dewan Kehormatan DPP ARUN adalah H.Rahmat Mirzani Djausal, kemudian ada H Habiburakhman Ketua Komisi III DPR RI menjadi Dewan Pembina.

    Sementara, Ketua Umum DPP ARUN Dr Bob Hasan adalah Anggota komisi III sekaligus Ketua Badan Legislasi DPR RI, Sekjen DPP ARUN Bungas T Fernanto Dulling komisaris logistik KAI

    Saat meresmikan kator DPD ARUN SULSEL, mandatori pembentukan DPD ARUN Sulsel Mulyadin Abdullah mengungkapkan, kehadiran DPD ARUN adalah dalam rangka mensukeskan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045

    “Peresmian kantor Ini dirangkaikan dengan rapat koordinasi dengan pengurus guna mengkonsolidasikan rencana Musda dan program kedepan. Intinya ini ruang rakyat,” ujar Mulyadin Abdullah saat meresmikan kantor DPD ARUN Sulsel, di Jalan Hertasning, Kota Makassar, Senin (21/4).

    Selanjutnya, ungkap dia, setelah kabar ini disiarkan. Orang-orang yang selalu berjuang di garis perjuangan rakyat, diharap ikut tergabung.

    “Kami perjuangan ini menjadi perjuangan bersama dan pengurus DPD ARUN tidak berbatas profesi yang memiliki kepedulian terhadap rakyat,” pungkasnya.

    Sebelum meresmikan sekretariat DPD ARUN Sulsel, Mulyadin Abdullah yang merupakan pendakwah dan eks aktivis ini malang melintang dalam perjuangan rakyat di Sulsel memimpin do’a untuk meresmikan sekretariat DPD ARUN Sulsel.

  • Wagub Sulsel Fatmawati Ajak Warga KKSS Berkontribusi Bangun Sulsel

    Wagub Sulsel Fatmawati Ajak Warga KKSS Berkontribusi Bangun Sulsel

    JEJAKNEWS.ID, Makassar,- Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, mengajak seluruh anggota Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) untuk turut berkontribusi dalam pembangunan daerah asal. Ajakan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pada pembukaan Musyawarah Besar (Mubes) KKSS.

    “Kami atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan ingin menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar KKSS, yang dikenal sebagai perantau hebat dengan jaringan luas hingga tingkat internasional,” kata Fatmawati dalam sambutannya, di gladinner, Lapangan Karebosi Makassar, Jumat 11 April 2025.

    Ia menilai, warga Sulawesi Selatan yang merantau memiliki komitmen kuat untuk kembali dan membangun kampung halaman.

    Oleh karena itu, Mubes KKSS tidak hanya menjadi forum silaturahmi, tetapi juga sebagai wadah memperkuat ikatan persaudaraan dan mencari solusi bersama untuk pembangunan Sulsel.

    “Saya tahu persis, orang Sulawesi Selatan di perantauan pasti memiliki niat kembali dan berkontribusi membangun daerah yang kita cintai,” lanjutnya.

    Fatmawati juga menekankan potensi besar yang dimiliki Sulawesi Selatan, khususnya dalam sektor sumber daya alam.

    Ia mengajak setiap daerah untuk memanfaatkan momen ini dengan menyampaikan potensi masing-masing agar bisa didiskusikan bersama para tokoh yang hadir.

    “Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh daerah untuk memaparkan potensi yang dimiliki, agar para tokoh dapat memberikan solusi dan kontribusi nyata,” ujarnya.

    Ia pun optimistis bahwa forum Mubes ini akan mampu menjawab berbagai tantangan dan keresahan yang dirasakan masyarakat.

    “Saya yakin dan percaya, apapun yang menjadi kegelisahan akan ditemukan jawabannya dalam forum ini,” tutup Fatmawati.

  • Mentan AAS Nahkodai KKSS Sebagai Ketua BPP KKSS Sulsel 2025-2030

    Mentan AAS Nahkodai KKSS Sebagai Ketua BPP KKSS Sulsel 2025-2030

    JEJAKNEWS.ID, Makassar,-Akhirnya Andi Amran Sulaiman terpilih sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP-KKSS) periode 2025-2030, dalam Musyawarah Besar XII KKSS yang dihelat di hotel Four Point Makassar, Jumat (11/4/2025) sore.

    Amran yang juga Menteri Pertanian itu, didapuk oleh 36 Badan Pengurus Wilayah KKSS, sebagai syarat untuk dijadikan calon. Selain BPW, Amran juga ditunjuk oleh Pilar dan Badan Otonom. Otomatis Amran langsung menjadi Ketua Umum KKSS sementara dua nama yang digadang-gadang menjadi pesaingnya yakni HM. Yasin Azis dan Andi Idhanursanty tak mendapatkan suara dukungan. Praktis Amran menjadi calon tunggal.

    Pimpinan Sidang Abdillah Natsir dari Pilar Pinrang, langsung mengetuk palu sebagai tanda Amran resmi jadi nakhoda organisasi paguyuban terbesar di Indonesia ini. “Sah secara aklamasi Bapak Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman jadi ketua umum KKSS,” seru Abdillah Natsir.

    Muchlis Patahna kepada ketua umum terpilih.
    Keterpilihan Amran ditandai dengan penyerahan Pataka KKSS oleh Muchlis Patahna kepada Andi Amran Sulaiman sebagai Ketua Umum KKSS yang baru.

    KKSS yang diklaim memiliki warga 16 juta di luar provinsi Sulawesi Selatan termasuk yang menetap di luar negeri, berdiri sejak 1976 di Jakarta oleh pemuka warga KKSS.

    Amran adalah nakoda KKSS yang kesepuluh menyusul Azis Bustam, Andi Sose, Andi Oddek, Beddu Amang, M. Taha, Hasanuddin Massaile, A. Rivai, Sattar Taba, dan Muchlis Patahna yang menunaikan tugasnya dengan mulus.

    Dalam visi misinya yang bertajuk Diaspora KKSS untuk Indonesia Maju, Amran mengatakan KKSS harus saling membantu. Dia juga berjanji akan membangun SMA unggulan KKSS yang bakal dirilis tahun depan dan rencana panjangnnya membangun sekolah unggulan serupa di seluruh Indonesia. Selain itu membangun pangan bergizi dengan konsep pangan mandiri.

    “Saya tak ingin mencederai KKSS,”.

    Seperti diketahui, Amran memiliki rekam jejak panjang di dunia pemerintahan dan bisnis, membuatnya menjadi figur ideal untuk memimpin KKSS. Dukungan luas dari lapisan warga KKSS karena ia dianggap memiliki kapasitas, integritas, dan pengalaman yang mumpuni dalam memimpin organisasi sebesar KKSS.

  • Silaturahmi Hangat Gubernur Sulsel dan Sultra, Bahas Konektivitas Udara dan Laut

    Silaturahmi Hangat Gubernur Sulsel dan Sultra, Bahas Konektivitas Udara dan Laut

    JEJAKNEWS.ID, Makassar,– Suasana hangat terasa di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Jumat (11/4/2025), saat Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menerima kunjungan Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka.

    Pertemuan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momen penting untuk membahas rencana kerja sama antardaerah, khususnya di bidang konektivitas transportasi.

    Dalam pertemuan tersebut, keduanya mendiskusikan pengembangan rute penerbangan Bone-Kendari yang diharapkan bisa mempermudah mobilitas masyarakat dari kedua provinsi tersebut.

    Menurut Gubernur Sulsel, kerja sama ini bersifat kolaboratif. “Kita share, beliau 70 persen, saya 30 persen,” ujarnya sambil tersenyum.

    Gubernur Andi Sudirman juga menyoroti bahwa sekitar 500 ribu warga Kendari memiliki akar dari wilayah Bosowasi (Bone, Soppeng, Wajo, dan Sinjai), sehingga konektivitas ini sangat relevan. Tak hanya jalur udara, rencana pengembangan transportasi laut juga ikut dibahas.

    “Ke depan kita juga ingin konektivitas laut. Sama, beliau 70 persen, saya 30,” ujarnya sambil bercanda.

    Tak ketinggalan, rencana pengoperasian pesawat jenis seaplane juga masuk dalam pembahasan. Mengingat sekitar 40 warga berapa di pulau dan sekitar 70 pulau berpenghuni sehingga penggunaan seaplane dinilai sangat potensial untuk menjangkau daerah-daerah terpencil.

    Pertemuan ini berlangsung santai namun penuh makna, dibumbui canda tawa nostalgia masa-masa retreat bersama di Magelang. Dua pemimpin daerah ini tampak kompak dan akrab, mencerminkan semangat kolaborasi yang kuat untuk membangun wilayah masing-masing dengan pendekatan efisiensi dan sinergi.