Ketua Pansus Rismawati Sebut Ranperda Kesehatan Ibu dan Anak Urgent

- Redaksi

Kamis, 2 Mei 2024 - 15:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNES.id Makassar,-Panitia khusus (Pansus) terkait Ranperda tentang Kesehatan Ibu dan Anak melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan mengundang semua perwakilan dinas kesehatan dari kabupaten kota serta perwakilan puskesmas di Sulawesi Selatan.

Ketua Pansus terkait Ranperda tentang Kesehatan Ibu dan Anak, Rismawati Kadir Nyampa mengatakan bahwa Perda yang saat ini telah digagas merupakan sebuah urgensi yang ada di Sulawesi Selatan karena menurutnya diantara 24 kabupaten kota ada 5 yang menjadi penyumbang kelima terbesar yang ada di Indonesia di mana angka kematian ibu dan bayi yang baru lahir ada di peringkat kelima.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang tertinggi itu ada di kota Makassar disusul dengan kabupaten kota yang lain sehingga kami menginisiasi agar ada sebuah legacy yang kami persembahkan kepada masyarakat Sulawesi Selatan yang berbicara untuk kepentingan perempuan dan anak yang diperjuangkan melalui wakil-wakilnya anggota DPR perempuan yang ada di provinsi Sulawesi Selatan,”katanya. Kamis (2/5).

Rismawati menyampaikan bahwa pansus sudah rapat ketiga di mana yang sudah melakukan rapat expose dengan leading sektor, kedua rapat dengan pendapat dengan mengundang semua pemerhati perempuan organisasi perempuan yang ada di Sulawesi Selatan termasuk di dalamnya ketua tim penggerak PKK provinsi Sulawesi Selatan.

“Hari ini kami mengundang semua stakeholder yang ada di kabupaten kota mulai dari dinas perwakilan dinas kesehatan, dinas pemberdayaan perempuan maupun keterwakilan dari Puskesmas yang ada di beberapa kabupaten kota yang ada di Sulawesi Selatan,” ungkapnya.

Rismawati yang juga ketua Kaukus Perempuan Parlemen di DPRD Sulsel, bahwa tujuan Ranperda ini untuk memberikan penguatan-penguatan dalam penekanan angka kematian ibu dan anaknya mulai dari pelayanannya kemudian dari segi-segi yang lain, termasuk di salah satu yang menarik dalam salah satu pasal itu bukan hanya memberikan ruang untuk ibu hamilnya saja tetapi bagaimana memberikan empati bagi bapak-bapaknya.

“Di dalam rancangan Perda ini juga memberikan satu aturan atau khusus sekaitan dengan pemberian cuti bagi bapak-bapak yang akan melahirkan istrinya agar diberikan cuti dalam pekerjaannya supaya bisa mendampingi istrinya untuk melahirkan ,” jelasnya.

Tambahnya, Bahwa pada perda yang saat ini di bahas juga akan memasukkan poin termasuk kekerasan seksual yang menjadi salah satu penyebab juga adanya kematian ibu dan bayi yang menjadi salah satu faktornya sehingga dalam perda ini juga akan mengatur di dalamnya berkaitan dengan kekerasan seksual terhadap perempuan yang banyak terjadi.

“Selain faktor kekerasan seksual beberapa faktornya juga diantaranya adalah lambatnya pelayanan termasuk kurangnya akses dari faskes dan kurangnya edukasi masyarakatnya di mana kurang memperlihatkan adanya tanda-tanda bahaya kehamilan sehingga perlu deteksi dini ini bisa kemudian di lakukan dengan baik maka tentu akan meminimalisir terjadinya kematian ibu melahirkan maupun bayi yang baru lahir,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Kawasan Tahura Bulukumba, Sinergi Polri dan Masyarakat Dijaga Agar Tetap Kondusif
Partai Non-Parlemen Kompak Dukung Program Pemkot, Munafri: Penataan Kota Butuh Kolaborasi
Sidrap Tercatat Sebagai Daerah Terendah Angka Kemiskinan Extrim se- Sulsel
Wali Kota Munafri Lantik 153 Imam Kelurahan, Akan Dapat Insentif dan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Pansus DPRD Sulsel  Pembahas Optamilisasi Pajak Daerah Dengan Bapenda se- Sulsel
Pemkab Sidrap Sosialisasikan Pendaftaran Anggota Keluarga Tambahan JKN bagi ASN
Pemkot Makassar dan Pengadilan Agama Siapkan Perwalian Resmi bagi Anak Panti Asuhan
Wali Kota Munafri Jamu Delegasi 28 Negara Peserta IGS 2026, Menu Kuliner Khas Makassar di Atas Kapal Pinisi

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45 WITA

Di Kawasan Tahura Bulukumba, Sinergi Polri dan Masyarakat Dijaga Agar Tetap Kondusif

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:04 WITA

Partai Non-Parlemen Kompak Dukung Program Pemkot, Munafri: Penataan Kota Butuh Kolaborasi

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:59 WITA

Sidrap Tercatat Sebagai Daerah Terendah Angka Kemiskinan Extrim se- Sulsel

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:46 WITA

Wali Kota Munafri Lantik 153 Imam Kelurahan, Akan Dapat Insentif dan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:49 WITA

Pansus DPRD Sulsel  Pembahas Optamilisasi Pajak Daerah Dengan Bapenda se- Sulsel

Berita Terbaru