Dewan Adat Saoraja Bone Anugerahi Pj Gubernur Bahtiar Gelar Adat Daeng Mappuji

- Redaksi

Sabtu, 20 April 2024 - 13:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.id, Bone,- Dalam sebuah upacara adat yang penuh makna, Dewan Adat Saoraja Kabupaten Bone resmi menganugerahkan gelar adat kepada Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin.

Dengan nama Daeng Mappuji, gelar ini melambangkan sosok pemimpin yang penuh cinta dan kasih sayang terhadap masyarakatnya, berwibawa, dan tegas dalam menjalankan amanah dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upacara pengukuhan ini dilangsungkan di Arajang, Rumah Jabatan Bupati Bone, Jum’at, 19 April 2024, yang dilaksanakan setelah prosesi adat pra Mattompang Arajang.

Tokoh adat Bone, Andi Yusha Tenri Tappu, menjelaskan, pengukuhan gelar adat kepada Bahtiar Baharuddin diberikan karena asli orang Bugis Bone, atau dalam Bahasa Bugis dikenal sebagai Tau Deceng Wija Tau Bone, sebagai orang baik keturunan Bone.

“Semua yang berkontribusi kepada Bone di masa lampau itu dapat dikukuhkan sebagai Tau Deceng,” ujarnya.

Dia menguraikan bahwa ada dua jenis pengukuhan untuk orang Bone asli, yaitu dengan nama Petta dan Daeng. Andi Muhammad, mantan Pangdam XIV Hasanuddin dan cucu Raja Bone ke-32 Andi Mappanyukki, dikukuhkan dengan gelar bangsawan Bugis Petta. Sementara itu, Bahtiar Baharuddin yang dikukuhkan sebagai Tau Deceng diberikan gelar kebangsawanan Daeng.

“Jadi tinggal dikukuhkan karena asli Bone. Kalau Andi diberi Pa’ Petta-nya kalau Tau Deceng diberi Pa’ Daeng-nya,” jelasnya.

Bahtiar sendiri mengaku merasa terhormat atas pengukuhan ini. “Saya lahir dan besar di Bone. Kejadian hari ini mungkin sudah menjadi rencana Tuhan. Bagi saya, ini adalah penghargaan yang sangat berarti sebagai bagian dari keluarga besar Bone,” tutur Bahtiar.

Bahtiar mengatakan, pemberian gelar ini tidak hanya merupakan sebuah penghargaan, tetapi juga membawa pesan dan tanggung jawab yang besar.

“Kepercayaan yang diberikan oleh rakyat Bone melalui pemuka adat dan budaya memberikan karakter tersendiri kepada saya. Ini menjadi pengingat bagi saya bahwa seorang pemimpin harus selalu dekat dengan rakyatnya,” ungkapnya.

Dengan rasa syukur, Bahtiar menyampaikan terima kasihnya. “Tabe maraja sedalam-dalamnya, penganugerahan ini juga mengandung tanggung jawab bagi saya untuk bersikap, bertingkah, dan berbuat lebih baik lagi. Saya harus memancarkan karakter pemimpin sesuai dengan gelar yang telah diberikan,” tuturnya penuh haru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gebyar Ramadan Baranti Hadirkan Lomba Azan hingga Patrol, Pemda Beri Dukungan
Safari Ramadan di Rajawali, Wali Kota Makassar Ajak Warga Sambut Pasar Murah
Kabar Baik untuk Warga Makassar, Pasar Murah Keliling Hadir Jelang Lebaran
Di Masjid Nurul Iman Macorawalie, Bupati Ajak Warga Belanja di Kampung Sendiri
Safari Ramadan Hari ke-20 Berlangsung di Rumah Aspirasi SAR
Atasi Jalan Berlubang, Wakil Ketua DPRD Sulsel  Sufriadi Arif Gelar RDP
Wujudkan Program Presiden, Sidrap Bangun Koperasi Merah Putih di Lainungan
Dinilai Labrak AD/ART PB PMII Tolak Pelantikan Fadel sebagai Ketua KNPI Sulsel

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:12 WITA

Gebyar Ramadan Baranti Hadirkan Lomba Azan hingga Patrol, Pemda Beri Dukungan

Rabu, 11 Maret 2026 - 01:13 WITA

Safari Ramadan di Rajawali, Wali Kota Makassar Ajak Warga Sambut Pasar Murah

Rabu, 11 Maret 2026 - 01:01 WITA

Kabar Baik untuk Warga Makassar, Pasar Murah Keliling Hadir Jelang Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 - 00:49 WITA

Di Masjid Nurul Iman Macorawalie, Bupati Ajak Warga Belanja di Kampung Sendiri

Rabu, 11 Maret 2026 - 00:42 WITA

Safari Ramadan Hari ke-20 Berlangsung di Rumah Aspirasi SAR

Berita Terbaru