Inovasi Pemprov Sulsel, Pj Bupati Bantaeng Apresiasi Aplikasi Inzting untuk Pengentasan Stunting

- Redaksi

Senin, 4 Desember 2023 - 21:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.id,Makassar,- Penjabat Bupati Bantaeng, Andi Abubakar membuka Sosialisasi dan Monitoring Aplikasi Inzting Sulawesi Selatan Tingkat Kabupaten Bantaeng di Balai Kartini Bantaeng, Senin 4 Desember 2023.

Inzting yang merupakan singkatan dari Ikhtiar Men-zero-kan Stunting ini adalah aplikasi yang dibuat Pemkab Takalar, yang kemudian akan dimanfaatkan oleh seluruh kabupaten kota se Sulsel dalam pendataan dan penanganan kasus stunting.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kepada seluruh pengelola serta mengoptimalkan penggunaan Aplikasi Inzting Sulsel di Kabupaten Bantaeng, juga guna meningkatkan komitmen dan koordinasi TPPS tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Des/Kelurahan, Pemerintah Kabupaten Bantaeng

Asisten 1 Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Rasyid mewakili Pj Gubernur Sulsel menghadiri acara tersebut.

Dalam kurung waktu 4 tahun terakhir (2019-2022) prevalensi stunting di Sulsel mengalami penurunan. Berdasarkan hasil SSGBI tahun 2019 prevalensi stunting di Sulsel mencapai angka 30,6%, kemudian tahun 2022 turun menjadi 27,2%.

Pemprov Sulsel berkomitmen untuk menurunkan prevalensi stunting, mengingat target nasional 2024 mendatang harus 14 persen.

“Bapak Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan menjadikan penanganan stunting sebagai salah satu program prioritas. Sehingga beliau berusaha semaksimal untuk dapat menzerokan stunting di Sulsel,” kata Muhammmad Rasyid.

Berbagai upaya telah dilakukan Pj Gubernur Sulsel untuk menzerokan stunting, kata dia, salah satunya dengan mengembangkan aplikasi Inzting yang digunakan oleh 24 Kabupaten/Kota.

“Aplikais Inzting memiliki terobosan untuk menyiapkan satu data bagi seluruh instansi terkait yang memiliki kewajiban secara langsung dalam penanganan stunting,” tuturnya.

Dirinya pun berharap Sosialisasi dan Monitoring ini dapat membuahkan hasil dalam percepatan penurunan stunting sehingga dapat mencegah stunting bagi generasi baru di Sulsel.

Sementara itu, Pj Bupati Bantaeng, Andi Abubakar mengapresiasi keberadaan kader-kader di tengah masyarakat yang merupakan aktor penting untuk menyelesaikan masalah stunting di Indonesia, khususnya di Kab. Bantaeng.

“Kami mengapresiasi dan mendukung penuh kehadiran aplikasi Ikhtiar Men-Zerokan Stunting (Inzting) Sulsel yang merupakan inovasi dalam menghimpun satu data penanganan stunting di Prov. Sulsel. Kami berharap aplikasi ini mendukung Pemda dalam program percepatan penurunan stunting berbasis digital serta memberikan output pemetaan pencegahan stunting dari hulu hingga ke hilir yang akan menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan program dan kegiatan di seluruh tingkatan”, ujar Pj. Bupati Bantaeng.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting Kab. Bantaeng tahun 2021 sebesar 22,5% dan menurun ke 22,1% pada tahun 2022.

Turut hadir pula Pj Ketua Tim Penggerak PKK Bantaeng; Kepala Dinas DP3A Dalduk KB Provinsi Sulsel; perwakilan dari Diskominfo-SP Sulsel sebagai Tim Koordinasi Inzting Sulsel; Pimpinan OPD, Camat, Lurah, dan Kepala Desa se Kabupaten Bantaeng; serta admin Kabupaten dan Kader Inzting Sulsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Makassar Percepat Lahan Jembatan Barombong, Proyek Prioritas Nasional Segera Dikebut
Wali Kota Makassar Tinjau TPA Kebut Kesiapan Lahan PSEL dan Peralihan Sanitary Landfill
Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud, Hadiri Paripurna Hari Jadi Bone ke-696
Bupati Syahar Perjuangkan Dana Bagi Hasil PLTB Sidrap di Komisi XII DPR RI
Munafri Warning Lurah Tak Disiplin: Jangan Jadi “Raja Kecil” di Wilayah
Wali Kota Munafri Minta Camat-Lurah Bergerak Cepat Atur Ulang Waktu Angkut Sampah di Makassar
Mendagri Tito Karnavian dan Kepala BPOM Taruna Ikrar Konsolidasikan Kepala Daerah, Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan di Seluruh Indonesia
Menjaga Marwah di Atas Pelana: Filosofi Kedekatan Pemimpin di Bumi Nene Mallomo

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 15:50 WITA

Pemkot Makassar Percepat Lahan Jembatan Barombong, Proyek Prioritas Nasional Segera Dikebut

Selasa, 7 April 2026 - 15:46 WITA

Wali Kota Makassar Tinjau TPA Kebut Kesiapan Lahan PSEL dan Peralihan Sanitary Landfill

Senin, 6 April 2026 - 20:27 WITA

Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud, Hadiri Paripurna Hari Jadi Bone ke-696

Senin, 6 April 2026 - 19:23 WITA

Bupati Syahar Perjuangkan Dana Bagi Hasil PLTB Sidrap di Komisi XII DPR RI

Senin, 6 April 2026 - 14:31 WITA

Munafri Warning Lurah Tak Disiplin: Jangan Jadi “Raja Kecil” di Wilayah

Berita Terbaru