![]()
JEJEKNEWS.ID, Makassar,– Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi yang akrab disapa Cicu, menggelar reses untuk menyerap aspirasi warga di Kelurahan Barana, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Jumat (20/2/2026).
Dalam temu konstituen itu, warga menyampaikan tiga isu utama kepada Cicu, yakni belum adanya SMA negeri, kendala kepesertaan BPJS Kesehatan, serta distribusi air bersih.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aisyah Minta Cicu Perjuangkan SMA Negeri
Salah satu warga, Aisyah, mengeluhkan sulitnya akses pendidikan tingkat menengah di wilayah tersebut.
“Apa boleh di Kecamatan Makassar diperjuangkan sekolah SMA? Karena kami tidak ada sekolah SMA sudah 20 tahun,” ujarnya kepada Cicu.
Cicu Sebut Lahan Jadi Kendala Utama
Menanggapi aspirasi itu, Cicu menjelaskan bahwa warga kesulitan menghadirkan SMA negeri karena wilayah tersebut tidak memiliki lahan yang memadai untuk pembangunan sekolah. Ia mengingatkan bahwa warga sudah menyampaikan persoalan ini sejak ia menjadi Anggota DPRD Makassar pada 2009.
“Sejak saya masih Anggota DPRD Makassar dari tahun 2009, waktu itu sekolah SMA masih di pemerintah kota. Apa kendalanya? Karena kita tidak punya lahan, makanya sampai sekarang belum ada,” ujar Cicu.
Cicu Dorong Solusi “Nebeng” ke SMP Negeri
Meski lahan menjadi masalah, Cicu menyebut pihaknya tetap mendorong solusi agar warga memperoleh akses sekolah negeri. Ia menyampaikan alternatif dengan memanfaatkan SMP negeri sebagai lokasi sementara.
“Salah satu solusi kita harus nebeng ke SMP negeri, ini sedang diperjuangkan. Mudah-mudahan tahun ini bisa direalisasikan,” jelas Cicu.
Rahman Keluhkan BPJS PBI Tak Aktif dan Jalan Belum Diaspal
Selain isu pendidikan, warga juga menyampaikan masalah jaminan kesehatan dan infrastruktur. Rahman menyoroti banyaknya kartu BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang tidak aktif. Ia juga mengeluhkan kondisi jalan di kawasan Jalan Veteran yang belum tersentuh aspal.
Ia juga ingin supaya warga data ulang untuk di usul ke Dinsos Provinsi, Terkait BPJS.
Cicu meminta warga yang kartu PBI-nya dinonaktifkan oleh Kementerian Sosial namun merasa masih layak menerima bantuan agar segera mendata diri.
“Silakan data namanya, nanti saya teruskan ke Dinas Sosial Provinsi,” tuturnya.
Cicu Kaitkan Pengerjaan Jalan dengan Proyek IPAL Nasional
Mengenai kondisi jalan, Cicu menjelaskan bahwa pengerjaan di wilayah tersebut berkaitan dengan proyek nasional.
“Soal jalanan, ini pembangunan IPAL program pemerintah pusat. Kita mau kerjakan tapi jangan sampai itu menimbulkan masalah kemudian hari,” tambahnya.
“Cicu Juga Janji Kawal Aspirasi Sampah dan Drainase”

Ia Tegaskan bahwa persoalan sampah dan drainase berada dalam kewenangan Pemerintah Kota Makassar. Namun, ia tetap berkomitmen mengawal aspirasi itu melalui jalur kepartaian.
“Tentu banyak hal yang ingin disampaikan baik kepada pemerintah provinsi dan kota. Paling banyak dikeluhkan soal sampah dan drainase meski bukan kewenangan di provinsi,” Tutupnya.










