AMGPM-GSKI Gelar Vaksinasi Bagi Warga Kota Ambon

  • Bagikan
Wakapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease AKBP Heri Budianto bersama AMGPM dan DPD GSKI Maluku Saat Kunjungi Kegiatan Vaksinasi

AMBON,JEJAKNEWS.ID ,- Guna mewujudkan Indonesia bebas Covid-19, Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) dan Gerakan Siswa Kristen Indonesia (GSKI) menggelar vaksinasi bagi warga Kota Ambon.

Vaksinasi yang berlangsung di Kantor Klasis GPM Pulau Ambon Timur-Transit Passo pada Jumat, 10 September 2021 – Sabtu, 11 September 2021 itu digelar oleh AMGPM Daerah Pulau Ambon Timur dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GSKI Maluku bersinergi bersama Pihak Kepolisian RI dan Staf Khusus Milenial Presiden RI Aminuddin Ma’ruf.

Ketua AMGPM Daerah Pulau Ambon Timur Alfred Laoupatty kepada jejaknews.id saat kegiatan itu menyampaikan, kegiatan vaksinasi ini merupakan tugas kemanusiaan, sehingga sudah menjadi tanggungjawab AMGPM dalam menjalankan tugas-tugas pelayanannya termasuk membantu masyarakat untuk vaksinasi dan membantu pemerintah guna mengurangi dampak dari Covid-19.

Loupatty katakan, vaksinasi ini diikuti oleh anggota AMGPM dalam lingkup Daerah Pulau Ambon Timur, juga dilibatkan masyarakat umum, baik yang beragama Kristen maupun Muslim.

“Kita juga menginformasikan kepada seluruh warga,bukan saja di kalangan AMGPM, tetapi juga dikalangan muslim” ungkapnya

Loupatty berharap informasi terkait vaksinasi yang telah disebar itu kiranya dapat mendapat respon baik dari semua kalangan, baik siswa, anggota AMGPM maupun masyarakat umum, sehingga dapat membantu pemerintah guna menekan penyebaran covid-19 di Kota Ambon.

Loupatty juga menghimbau kepada Pemerintah agar giat melakukan edukasi terkait dengan vaksinasi kepada masyarakat awam, karena masih banyak yang belum memahami manfaat dan kegunaan dari vaksinasi.

“Ada warga yang takut, ada yang katakan jika vaksin nanti pada waktunya akan mati dan sebagainya.” Tutur Loupatty

Dia juga menghimbau agar pemerintah segera melakukan edukasi tersebut agar masyarakat Maluku dapat tervaksin secara menyeluruh.

“Kalau kita lihat saat ini tingkat vaksinasi masih bagus adalah Kota Ambon, daerah lain itu masih banyak yang belum tervaksin” katanya

Senada dengan Loupatty, Wakil Ketua DPD GSKI Maluku Petrus Tipawael meminta Pemerintah Provinsi Maluku untuk segera mendorong pemerintah kabupaten/kota yang tingkat vaksinasinya masih rendah agar segera dilakukan vaksinasi kepada warganya.

Selain itu, Tipawael juga berharap adanya kesadaran masyarakat akan manfaat dari vaksinasi itu sendiri, karena ketika tingkat kesadaran masyarakat semakin bertumbuh maka kondisi dan aktifitas masyarakat dapat cepat pulih.

“Dilain sisi katong berharap dengan adanya vaksinasi ini dapat terciptanya herd immunity agar kita bisa beraktifitas dimana saja. Jang dengar berita-berita hoax terhadap pelaksanaan-pelaksanaan vaksinasi” tandas Tipawael

Tipawael juga katakan, keterlibatan GSKI dalam kegiatan vaksinasi ini sebagai bentuk dukungan untuk mendorong terlaksananya proses pembelajaran tatap muka, sehingga kualitas pendidikan di Maluku dapat bertumbuh secara baik.

“GSKI terus mendorong terlaksananya vaksinasi secara masif karena selaku organisasi yang membawahi siswa, kami berkepentingan terlaksananya proses pembelajaran tatap muka, mengingat dampak pembelajaran daring sangat berpengaruh terhadap kualitas pendidikan.” ujar Tipawael

Untuk itu DPD GSKI dan Jajarannya akan terus mendorong serta mendukung kegiatan vaksinasi agar dapat terlaksana dengan baik sehingga target pencapaian vaksinasi di Maluku dapat terpenuhi secara baik.

Sementara Wakapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease AKBP Heri Budianto saat mengunjungi kegiatan vaksinasi itu mengatakan, terdapat beberapa kegiatan serbuan vaksinasi yang digelar oleh Polri dalam menekan angka penyebaran covid serta mewujudkan Indonesia bebas dari Covid-19, salah satunya Vaksin Merdeka bagi Pesantren maupun tempat-tempat ibadah yang dilaksanakan oleh AMGPM dan GSKI saat ini.

Budianto juga menyampaiakan secara umum, menurut data dari Dinas Kesehatan Kota Ambon, sudah terdapat sekitar 62% warga yang melakukan vaksinasi, sehingga diharapkan kegiatan-kegiatan seperti ini dapat didorong lagi agar proses vaksinasi di Kota Ambon bisa mencapai angka 100%.

“Kita harapkan nanti kedepannya dengan adanya kegiatan-kegiatan seperti ini, kita bisa dorong lagi sampai 100%”. Ungkapnya.

Budianto juga meminta agar organisasi-organisasi kepemudaan lainya dapat mendukung program vaksinasi ini. Berkaitan dengan ketersediaan vaksin, Polri siap membantu untuk menyiapkan vaksin kepada warga yang siap untuk divaksin.

“Apabila ada kegiatan program vaksin untuk masyarakat, kami membuka peluang untuk kerjasama, siapa pun yang penting kita bisa dapat jumlah masyarakat yang besar untuk kita Vaksin.” Jelas Budianto

Untuk diketahui, warga yang divaksinasi hari pertama (Jumat, 10 September 2021) berjumlah 294 orang. 232 diantaranya disuntik menggunakan vaksin Sinovac dan 62 lainnya AstraZeneca. Vaksinasi akan dilanjutkan hari kedua (Sabtu, 11 Septmber 2021) bagi warga yang belum melakukan vaksinasi tahap pertama maupun tahap kedua.

Warga divaksin usai melalui sejumlah tahapan. Seperti pendaftaran, tensi darah dan screening. Setelah divaksin, warga menjalani observasi selama kurang lebih 30 menit, kemudian diberikan kartu dan sertifikat vaksin. (J-01)

  • Bagikan