Harapan Pendidikan di Usia 76 Tahun Indonesia Merdeka

  • Bagikan
Foto : Pengurus DPC GSKI Kota Ambon

Oleh : DPC GSKI Kota Ambon

 

DALAM pembukaan UUD 1945 termaktub tujuan negara yang salah satunya adalah mencerdaskan seluruh kehidupan bangsa, ini merupakan bagian yang melekat dengan dunia pendidikan. Sesungguhnya menjadi tanggung jawab semua elemen, bukan terbatas hanya dengan dinding sekolah semata, tetapi sesungguhnya terbuka bagi semua pihak.

76 Tahun kemerdekaan RI sesungguhnya membangkitkan harapan baru bagi dunia pendidikan. Apalagi tantangan dunia pendidikan di tengah pandemic Covid-19 telah mengubah  model pembelajaran yang terbatas klasikal harus berubah menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ). Tantangan ini mewajibkan guru dan siswa berinovasi sehingga proses pembelajaran tetap berlangsung. Peran orang tua pun sangat besar. Jika selama ini pendidikan sepenuhnya menjadi tanggung jawab guru di sekolah, namun saat pandemi Covid-19 ini terjadi orang tua menjadi guru di rumah dalam membantu memfasilitasi, mengontrol dan mengembangkan diri siswa. Oleh sebab itu pendidikan berbasis keluarga menjadi prioritas di masa pandemi ini. Kondisi yang tidak lazim dialami ini tentunya membutuhkan waktu untuk dapat beradaptasi.

Banyak tantangan yang sesungguhnya dialami saat pandemic Covid-19 dalam proses pembelajaran, misalnya : (1). Terbatasnya penggunaan hp android ataupun labtop sebagai sarana pendukung PJJ yang hanya dimiliki oleh kalangan masyarakat dengan pendapatan menengah ke atas, (2). Lemahnya fungsi kontrol terhadap penilaian perkembangan belajar siswa, (3). Daya dukung PJJ yang belum maksimal terkait degan jaringan internet, dan lain sebagainya.

Program merdeka belajar yang oleh pemerintah memiliki tujuan untuk memerdekakan guru dalam hal berpikir dan berekspresi. Kemudian penghapusan Ujian Nasional yang menjadi tolak ukur penentuan kelulusan pada satuan pendidikan yang selama ini mejadi momok terbesar bagi siswa, merupakan awal yang baik. Sehingga siswa tidak terbeban dalam belajar.

Oleh sebab itu harapan kami di usia 76 Tahun Indonesia Merdeka kepada pemerintah untuk segera menuntaskan persoalan pandemi Covid-19 ini dengan cepat dan cermat. Lewat kebijakan-kebijakan yang ditempuh untuk dapat mendorong pencapaian penuntasan Covid-19. Sehingga pembelajaran dapat berlangsung dengan optimal. Ada suara hati siswa dan guru yang berbisik, “kami rindu kembali di sekolah”. Dirgahayu Indonesia ke 76, majukan dunia pendidikan. JAYALAH SELALU!!!

  • Bagikan