FCT “Kele” Doddie Latuharhary Badonci “Par” Maluku

  • Bagikan

JEJAKNEWS.ID,- FCT “kele” (gandeng) Doddie Latuharhary Badonci (Bermusik) “Par” (untuk) Maluku dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Maluku Ke-67.

Deputi 1 Kantor Staf Presiden Febry Calvin Tetelepta atau yang akrab disapa FCT, hadir selaku bagian daripada anak darah maluku dengan memiliki keinginan besar membangun peradaban orang maluku karena di sadari sungguh puncak pencapaian kariernya sampai dengan saat ini tak luput dari daerah yang turut membesarkan dirinya, maka untuk itu FCT kekeh untuk tetap mewarnai Perayaan HUT provinsi tercinta.

Event yang diselenggarakan Oleh Evt Music Pro ini dihiasi dengan salah satu patron musik maluku era ini yaitu Doddie Latuharhary.

Keinginan Doddie sungguh sangatlah beralasan, menurutnya Maluku sangat merindukan pemikiran dan langkah-langkah penyelamatan industri serta kehidupan bermusik di bumi Raja-raja, supaya dapat memberikan angin segar dan membuka pintu kebebasan berekspresi bagi insan musik di tengah kekuatiran dan ketakutan akan masa depan dunia musik daerah, khususnya bagian timur Indonesia.

“Disadari sungguh bahwa pandemi ini mengakibatkan ketatnya aktifitas masyarakat yang dibatasi oleh regulasi pemerintah, namun semangat bermusik janganlah kendor karena tantangan pandemi” tandas pemilik lagu “Dangke” yang pernah membuming di eranya itu melalui press release kepada jejaknews.id, Senin (16/08).

Lanjut Doddie kalaupun hari ini Ambon city of music yang baru di canangkan sebagai kota musik dunia pun engggan memberi harapan akan masa depan musik di negerinya, sehingga dirinya mengapresiasi bahkan ikut terlibat langsung menjadi juri pada event yang dilaksanakan oleh EVT Music_Pro bekerja sama dengan Febry Calvin Tetelepta (deputi 1 kepresidenan) Serta Doddie Production.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk “lomba cover lagu maluku” dengan format virtual, di yakini sungguh oleh penyelenggara, event ini dapat merangsang serta menghangatkan kembali semangat insan-insan musik di maluku, serta menjadi sarana munculnya bakat-bakat basudara di Provinsi Seribu Pulau. (J-01/**)

  • Bagikan