Beredar Surat Rekomendasi Gubernur Maluku Ke Salah Satu Calon Rektor, Ini tanggapan Kajur Fisip UKIM & Warga GPM

  • Bagikan
Foto: Dr. Hobarth Williams Soselisa,

JEJAKNEWS.ID,- Beredar luas surat rekomendasi calon Rektor Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) yang ditanda tangani oleh Gubernur Maluku Murad Ismail, Sabtu (07/08/21) kini menjadi Polemik.

Surat tersebut bernomor 424/2364 perihal : rekomendasi, yang ditujukan kepada Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Gereja Protestan Maluku (GPM) dengan tembusan kepada lembaga layanan pendidikan tinggi Ambon, Ketua Sinode GPM, Senat UKIM dan Rektor UKIM untuk mendukung salah satu calon agar menjadi rektor UKIM, mendapat tanggapan beragam dari berbagai warga GPM.

Salah satunya, Solpianus Syamiloy yang mengungkapkan, kondisi yang terjadi saat ini di lingkup internal UKIM ketika Rekomendasi diberikan kepada Bapak Josephus Noya sebagai Rektor UKIM periode 2021-2025.

“sebagai warga gereja kami semua sangat tidak setuju dengan Pola pikir senat yang mempersoalkan Rekomendasi tersebut,”terangnya dalam rilis yang diterima media ini,Sabtu (07/08/21).

“Bagi kami semua demi kepentingan UKIM ke depan. Rekom Pak Gubernur merupakan Hadiah istimewa untuk perkembangan UKIM ke depan. Semoga hal ini mejadi perhatian untuk senat UKIM dalam pengambilan keputusan.”Jelasnya.

Selain itu tanggapan yang serupa disampaikan oleh Dr. Hobarth Williams Soselisa, Kepala Jurusan (Kajur) IKS Fakulatas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (FISIP) UKIM, Sabtu (07/08/21).

“Sebagai profesionalisme dalam proses pengembangan UKIM
bukan menebar bibit yang tak bisa tumbuh dan tak dapat menghijaukan ladang umat. Karna itu polemik ini dihentikan jangan diteruskan karna sudah tercium bau busuk yg terbungkus rapi oleh pemain kepentingan politik perut semata dan bukan untuk UKIM bersama pemerintah daerah.” Tegas Hobarth Williams.

Ungkapnya lebih lanjut, persolan yang terjadi diwilayah Senat UKIM merupakan Polemik dan dinamika yang terjadi dalam menjaring sebuah proses kepemimpinan.

“sebagai calon Rektor UKIM
Drs.Josephus Noya,MSI menyatakan sikap sebagai calon rektor UKIM periode 2021-2025 yang telah di berikan Rekomendasi oleh Gubernur Maluku dan menjadi polemik lingkup Senat UKIM adalah sebuah dinamika yang terjadi proses kepempinan dan itu merupakan sebuah perhatian yg luar biasa dari Pimpinan di daerah Maluku untuk kemajuan UKIM ke depan,” bebernya.

Williams juga ,menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Maluku atas perhatiannya terkait kemajuan Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM).

“saya sangat berterima kasih untuk perhatian Pak Gubernur demi kemajuan UKIM dan saya berharap kondisi ini jangan dibesar-besarkan Karena wine-wine solution hanya ada pada Senat UKIM untuk sebuah perubahan demi kepentingan bersama.”tandasnya.

Kontributor : Patrick Papilaya

(J-02)

  • Bagikan